Senin, 15 Maret 2010

perencanaan elemen mesin

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perkembangan teknologi dimasa kini membuat perkembangan teknologi permesinan sangat dibutuhkan. Mesin-mesin yang dibuat untuk menggantikan tenaga manusia bertujuan untuk mempermudah pekerjaan manusia. Kita sebagai mahasiswa Mechanical Engineering harus bisa memanfaatkan ilmu-ilmu yang telah kita pelajari untuk diaplikasikan, dimana salah satu aplikasi tersebut adalah perencanaan teknologi tepat guna.

Pada era sekarang ini banyak tuntutan yang harus dipenuhi untuk memenuhi kebutuhan manusia. Seperti pada industri peternakan yang mempunyai tuntutan untuk menghasilkan produk dengan kualitas maksimal. Untuk menghasilkan kualitas yang maksimal maka dibutuhkan inputan yang berkualitas. Untuk itulah perlu dibuat alat perajang rumput untuk mempermudah proses pemakanan pada hewan ternak

Fungsi dari perajang rumput adalah untuk memotong rumput yang yang panjang manjadi potongan kecil. Dengan begitu maka akan mempermudah proses pemakanan pada hewan ternak, sehingga akan meningkatkan kualitas hewan ternak, selain itu juga mempermudah pekerjaan dari pemilik ternak

Pada perencanaan elemen mesin ini, penyusun menganalisa proses pemotongan pada alat perajang rumput dan membuat perencanaan daya yang dibutuhkan dengan kualitas tertentu dengan dipadukan oleh motor yang sesuai dengan pasaran.

1.2 Permasalahan

Dalam merancang alat perajang rumput yang perlu diperhatikan adalah tentang model mekanisme yang akan digunakan agar peralatan yang direncanakan akan berfungsi dengan baik dan aman tanpa mengabaikan sisi ekonomis dari rancangan peralatan akan yang dibuat.

Yang menjadi permasalahan adalah tentunya diperlukan pengetahuan dan perhitungan secara teknis maupun ekonomis. Untuk itu diperlukan data-data output transmisi yang kita inginkan dari perancangan alat perajang rumput.

1.3 Tujuan

Adapun tujuan dari perencanaan alat perajang rumput ini adalah menentukan mekanisme yang akan digunakan sehingga dapat diketahui daya yang dibutuhkan untuk memilih motor yang akan digunakan serta sistem transmisi di dalam gearbox.

1.4 Batasan Masalah

Untuk mendapatkan hasil rancangan yang baik tentunya diperlukan waktu yang cukup lama, sehingga dengan waktu yang tersedia maka penyusun membatasi perencanaan hanya pada sisi model mekanisme dan fokus utama adalah pada transmisi dayanya.

Adapun perencanaan ini diarahkan pada:

  1. perencanaan daya yang dibutuhkan
  2. Sistem transmisi roda gigi
  3. Perencanaan pulley
  4. Perencanaan poros
  5. Perencanaan pasak
  6. Perencanaan bantalan

1.5. Sistematika Penulisan

BAB I : Pendahuluan

Berisi tentang latar belakang, permasalahan, tujuan perencanaan, batasan masalah, dan sistematika penulisan serta sketsa gambar dari mekanisme yang akan direncanakan.

BAB II : Dasar Teori

Berisi tentang teori-teori yang menjadi landasan perencanaan

BAB III : Perhitungan

Berisi tentang perhitungan dari perencanaan pada komponen elemen mesin diantaranya gaya- gaya yang bekerja akibat putaran ataupun pembebanan, perencanaan roda gigi, poros, pasak dan bantalan.

BAB IV : Kesimpulan

Berisi tentang hasil akhir dari perencanaan yang telah dilakukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar